hukum umroh

Hukum umroh menurut Hanafiyah dan Malik, yaitu Sunnah. Berdasarkan Hadist Riwayat Jabir r.a. Rasulullah SAW ditanya tentang Umroh, Apakah Umroh itu wajib bagi kaum Muslimin ? Beliau menjawab bahwa Umroh tidak wajib, namun merupakan suatu keutamaan. Diriwayatkan oleh Tirmidzi didalam Sunan Tirmidzi, Kitab Al-Hajj jilid III halaman 261, yang menyatakan hadist ini hasan-sahih.

Hukum Umroh dan Dalil yang Menjelaskan

Hukum Umroh menurut Syafi’iyah dan Ahmad, adalah wajib berdasarkan Firman Allah SWT,

وَأَتِمُّوا الْحَجَّ وَالْعُمْرَةَ لِلَّهِ
Dan sempurnakanlah ibadah haji dan umroh karena Allah…Al-Baqarah 2:196

Berdasarkan ayat diatas, Umroh digabungkan dengan haji yang memiliki hukum wajib, sehingga hukum umroh menjadi wajib. Maksud ayat ini adalah sempurnakanlah kedua ibadah tersebut. Dalil ini menggunakan kata perintah, hal itu menunjukkan akan wajibnya haji dan umroh.

Dalil lain yang memperkuat bahwa umroh itu wajib adalah :

وبحديث عائشة رضي الله تعالى عنها قالت : « قلت : يا رسول اللّه هل على النّساء جهاد ؟ قال : نعم ، عليهنّ جهاد لا قتال
فيه : الحجّ والعمرة »
Dengan hadits Aisyah radhiyallahu anha, ia berkata, “Wahai Rasulullah, apakah wanita juga wajib berjihad?” Beliau shallallahu ‘alaihi wa sallam menjawab, “Iya. Dia wajib berjihad tanpa ada peperangan di dalamnya, yaitu dengan haji dan ‘umroh.” (HR. Ibnu Majah no. 2901, hadits ini shahih sebagaimana kata Syaikh Al Albani). Jika wanita saja diwajibkan untuk umroh karena itu adalah jihad bagi wanita muslimah, lantas bagaimanakah dengan pria?.
Sangat jelas hukumnya jadi wajib

Selain itu, Tirmidzi meriwayatkan bahwa Imam Syafi’i mengatakan “Tidak ada Hadist Shahih yang menunjukkan bahwa umroh itu Sunnah”
Jadi, pendapat yang terkuat dalam hal ini, adalah “umroh itu wajib bagi yang mampu sekali seumur hidup“. Sedangkan pendapat yang menyatakan hukumnya sunnah (mu’akkad) berdalil dengan dalil yang lemah (dho’if) sehingga tidak bisa dijadikan hujjah. Jadi bagi yang mampu, sekali seumur hidup berusahalah tunaikan umroh. Namun perlu diketahui bahwa ibadah umroh ini bisa langsung ditunaikan dengan ibadah haji yaitu dengan cara melakukan haji secara tamattu’ atau qiran. Karena dalam haji tamattu’ dan haji qiran sudah ada umroh di dalamnya. Wallahu A’lam Bishawab.

Reference: Al Mawsu’ah Al Fiqhiyah, index: ‘Umroh, 30/314, terbitan Kementrian Agama dan Urusan Islam, Kuwait

Khazzanah Tours yang berkhidmat melayani tamu tamu Allah dengan tetap berpegang teguh pada 5 PASTI, memiliki beragam paket umroh dan Haji, diataranya :

Insha Allah Mabrur. Aamiin.