Museum Dar Al Madinah

Museum Dar Al Madinah merupakan salah satu tujuan wisata paket umroh Khazzanah Tours. Disini Banyak yang bisa dipelajari tentang junjungan kita, Nabi Muhammad SAW. Mengulas sirah Nabawiyah lewat diorama di museum ini, sangatlah menarik karena dapat membayangkan tiap-tiap etape langkah perjalanan Rasulullah Muhammad SAW pada masa itu.

Museum Dar Al Madinah, Bercerita Banyak Tentang Rasulullah Muhammad SAW

Suasana ini dapat dirasa di museum ini yang menceritakan banyak tentang Nabi kita. Berada di Jalan Safwan Ibn Malik Al Tamimi, Madinah, ini tersimpan diorama yang melukiskan kehidupan Rasulullah dalam tiap-tiap fasenya. Disini mengisahkan mulai dari keadaan Mekah waktu pasukan Abrahah menyerang Kabah, sampai Rasulullah pindah hingga meninggal dunia di Madinah.

Untuk masuk kedalam Museum Dar Al Madinah, pengunjung dibebani biaya sebesar 25 riyal atau setara Rp 90. 000. Bila sudah ada dalam museum, pengunjung yang belum jelas histori tentang Rasulullah, tidak perlu cemas. Sebab, ada guide yang bakal menuturkannya dalam bahasa Inggris dengan cara fasih. Tentunya akan diterjemahkan oleh mutawwif Khazzanah Tours dengan baik.

Umumnya perjalanan ziarah di Museum Dar Al Madinah, diawali dari sisi diorama keadaan Mekah waktu pasukan gajah yang dikomandani Abrahah menyerang Ka’bah. Digambarkan, pasukan tersebut pada akhirnya dimusnahkan oleh Allah SWT, lewat burung-burung yang dikirim untuk melindungi Ka’bah Baitullah.

أَلَمْ تَرَ كَيْفَ فَعَلَ رَبُّكَ بِأَصْحَابِ الْفِيلِ
أَلَمْ يَجْعَلْ كَيْدَهُمْ فِي تَضْلِيلٍ
وَأَرْسَلَ عَلَيْهِمْ طَيْرًا أَبَابِيلَ
تَرْمِيهِمْ بِحِجَارَةٍ مِنْ سِجِّيلٍ
فَجَعَلَهُمْ كَعَصْفٍ مَأْكُولٍ
Apakah kamu tidak memperhatikan, bagaimana Rabb-mu telah bertindak terhadap tentara gajah.
Bukankah Dia telah menjadikan tipu-daya mereka (untuk menghancurkan Ka’bah) itu sia-sia,
dan Dia mengirimkan kepada mereka burung, yang berbondong-bondong,
yang melempari mereka dengan batu (berasal), dari tanah yang terbakar,
lalu Dia menjadikan mereka, seperti daun-daun yang dimakan (ulat).

Surah Al Fiil ayat 1-5

Tak cuma itu, satu diorama yang melukiskan di dalam Museum Dar Al Madinah, adalah keadaan padang tandus di daerah Mekah serta Madinah bisa juga diliat. Pengunjung dapat membayangkan perjuangan berat Rasulullah waktu pindah dari Mekah ke Madinah dengan menunggangi onta selama tiga bulan lamanya.

Bahkan juga, di situ juga ada tiruan pohon kurma yang jadikan tempat untuk memonitor kehadiran Nabi, sampai para Anshar menyambutnya dengan perkataan Thala’al Badru Alaina.

Informasi tentang Museum Dar Al Madinah disadur bebas dari liputan6